//
you're reading...
Kegiatan

Ujian Kenaikan Sabuk Kateda

Assalamualaikum,

Wah hari Minggu nih, 16 Mei 2010, ada acara apa ya? Final Thomas Cup? Ya, benar. Tapi ada yg lain –> Ujian Kenaikan Sabuk Kateda. Dan itulah yg bakal dibahas di paragraf-paragraf selanjutnya…

Sebelum dimulai, saya kasih tau dulu situasi dan kondisinya:

Ujian kenaikan sabuk kateda merupakan kegiatan rutin 4 bulan-an Kateda yang diikuti oleh berbagai ranting Kateda di Bogor. Kali ini, dilaksanakan pada 16 Mei 2010 di Balai Penelitian Padi, Ciapus. Dari SMAN 1 Bogor, yg ikut ujian adalah Sindo(sabuk kuning), Luthfi, Fadhill, Fahmi, Vismaia, dan Citra(sabuk putih). Saya sendiri juga ikut, tapi nggak “turun” ujian karena belum siap naik sabuk. Pelatih(kak Irvan) dan asisten pelatih(kak Yayu & kak Izar) meminta anak2 Kateda Smansa untuk kumpul di BTM jam 6.30 supaya di lokasi ujiannya tepat waktu.

Jadi, kita awali ceritanya dengan keberangkatan dari rumah…

Saya berangkat dari rumah jam 6.20 (ngaret bgt, padahal disuruh ngumpul sama pelatih jam 6.30). Dari rumah langsung cari angkot 08 yg ke arah BTM, karena tempat ngumpulnya di sana. Sempet ada perasaan deg-degan sih kalo angkot yg saya naikin kena car free day (pemblokiran jalan setiap Minggu pagi untuk dipakai jalan2 dan berolahraga), soalnya bakal jadi lebih ngaret lagi. Dan ternyata benar, kena car free day! Walau pada awalnya angkot itu jalan di trayek normalnya, tapi akhirnya harus mutar dulu ke Warung Jambu dan Air Mancur, karena jalan di Sempur udah diblokade. Setelah melewati jalan yang memutar-mutar, sampailah saya di depan sekolah dan sekilas melihat Luthfi dan Fadill. Saya langsung bergegas turun dari angkot (sampai2 lupa gak bayar, tapi diingetin sama si Abangnya, dan saya pun bayar).

Saya pun bergabung dengan Luthfi dan Fadill yang saat itu lagi duduk2 di deket motor2 mereka. Saya sempet nanya sama mereka, lagi pada ngapain di Smansa, kan kumpulnya di BTM. Mereka pun jawab kalo mereka lagi nungguin Sindo dan Vismaia. Sambil menunggu, saya dan Luthfi nemenin Fadil untuk sarapan bubur ayam di Selot. Sementara itu, Fahmi yg dianter kakaknya pake mobil udah sampe di BTM dan ngasih tau kita lewat SMS. Gak lama setelah si Fadill selesai makan, Sindo dan Vismaia pun datang. Kita berlima pun, bergegas ke BTM naik motor.

Di BTM, kita berlima, bergabung dengan Fahmi dan kawan” Kateda dari Smunjuh (SMAN 7 Bogor) serta anak2 Kateda yang lainnya. Waktu menunjukkan hampir pukul 7.00. Dan kita pun langsung tancap gas ke tempat ujian (Balai Penelitian Padi di Ciapus).

Di tempat ujian, setelah memarkirkan motor2 mereka, Sindo, Fahmi, Fadill, Luthfi, dan Vismaia segera bersiap-siap dan berganti baju Kateda. Sempat terjadi kebingungan karena ujian hampir dimulai dan beberapa orang belum punya baju Kateda dan sabuknya. Hal itu ditambah lagi dengan belum hadirnya si Citra di lokasi. Akhirnya, mereka pun dapat pinjaman baju Kateda dan segera berbaris dengan peserta ujian lainnya di lapangan. Sementara itu, saya bersama kak Bing (asisten pelatih Smansa yg lain), kak Yayu, kak Izar, Budi, dan lain-lain duduk di pinggir lapangan untuk menonton ujian. Saya pun memulai peran saya sebagai kameramen (maksudnya mendokumentasikan lewat handycam) karena sebelumnya memang diminta bawa handycam oleh pelatih.

Dan… Ujian pun dimulai… Diawali dengan peregangan singkat. Dilanjutkan dengan berlari mengelilingi kompleks tersebut di bawah cuaca yang sedikit mendung.

Semuanya berlari dengan semangat. Namun, ada yang spesial. Terlihat anak2 kecil (mungkin TK atau SD) yang juga ikut ujian kenaikan sabuk. Mereka bukannya lari keliling kompleks, malah dgn lucunya lari-lari (kejar-kejaran) sama temen2 mereka di dalam lapangan. Sementara itu, Citra pun datang, bersiap-siap, dan kemudian mengikuti yang lainnya.

Setelah lari-lari pagi, peserta ujian berbaris kembali di lapangan. Dan secara resmi, ujian kenaikan sabuk Kateda dibuka dengan pemukulan plat besi.

Kemudian dilanjutkan dengan pemanasan.

Sabuk putih pun siap untuk diuji dan yang lainnya duduk di pinggir lapangan, menunggu giliran. Diawali dengan ujian pada anak2 TK sabuk putih. Pada saat diuji, mereka berhasil dengan baik. Walaupun tingkah polah mereka yang lucu2, sesekali membuat penonton tertawa dan bertepuk tangan.

Kemudian, pada barisan pertama sabuk putih, terlihat Luthfi, Vismaia, dan peserta ujian dari ranting lainnya. Mereka dites jurus 1 sampe 5 dan pukulan jurus 1. Kemudian, yang laki-laki disuruh sikap pengetesan dan dibata. Luthfi pun dengan meyakinkan, berhasil membuat bata yang dipukulkan ke perutnya, pecah.

Pada barisan kedua, terlihat Fadill, Fahmi, dan Citra di antara peserta yang lainnya. Fadill dan Fahmi sempat disuruh push up karena gak pakai sabuk. Tapi, mereka bertiga sukses melakukan jurus 1 – 5 dan tes jurus 1. Fadill dan Fahmi pun berhasil memecahkan bata, walaupun Fahmi sempat jebol sedikit.

Setelah sabuk putih selesai, Sindo dan peserta sabuk kuning lainnya, diuji di lapangan lainnya. Walau diguyur hujan, mereka berhasil dalam ujian ini, termasuk Sindo yang melakukan jurus 1-10 dgn baik plus pem-bata-an 2 kali yg sukses.

Setelah itu, secara berurutan, sabuk hijau, sabuk biru, dan sabuk coklat diuji, sementara yang lainnya duduk tertib di tempatnya masing-masing.

Sampai semuanya sudah diuji (dan batere handycam-ku habis), semuanya dikumpulkan kembali di lapangan, berbaris dengan rapi, dan akhirnya secara serentak melempar sabuk ke atas sebagai simbol bahwa mereka telah naik sabuk (mirip seperti pelemparan topi wisuda, dan saking semangatnya ada sabuk yg sampe nyangkut di kabel listrik).

Yap… dgn berakhirnya ujian kenaikan sabuk Kateda ini, sekarang Sindo punya sabuk Ijo. Sementara Luthfi, Fadill, Fahmi, Vismaia, dan Citra jadi bersabuk kuning.

(Note: Yg mau foto n video dokumentasi Ujian Kenaikan Sabuk Kateda minta softcopynya aja ya ke Amir)

Discussion

8 thoughts on “Ujian Kenaikan Sabuk Kateda

  1. Hwow, keren a amir!

    Posted by Fikri | May 20, 2010, 20:16
  2. jadi inget, dulu dila mau masuk kateda, tapi ga boleh..

    Posted by dila | May 21, 2010, 19:12
  3. begini kisahnya..
    jadi, ayah pengennya punya anak pertama laki-laki..
    sedangkan
    ibu pengennya kalo punya anak perempuan yaaa yang bener-bener kayak perempuan

    jadinya ya kayak gini🙂

    Posted by dila | May 24, 2010, 05:44
  4. wahahahhaha. . . .

    Posted by latehero | June 1, 2010, 20:57
  5. Afwan, ini siapa ya?

    Posted by muhammadamirfauzi | July 2, 2010, 17:51

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: